Lebih dari 4.000 Sekolah Tutup, Krisis Kelahiran Korea Selatan Kian Nyata

chingudeul

News

(Ilustrasi) Keadaan kelas di Korea Selatan. Foto: Green Heart Travel
(Ilustrasi) Keadaan kelas di Korea Selatan. Foto: Green Heart Travel

Data Kementerian Pendidikan Korea Selatan menunjukkan, hingga akhir 2025 sebanyak 4.008 sekolah dasar, menengah, dan atas telah ditutup di bawah 17 kantor pendidikan regional di seluruh negeri.

안녕하세요, 친구들 (Annyeonghaseyo, chingudeul)…

Korea Selatan kembali menghadapi dampak serius dari krisis demografi. Lebih dari 4.000 sekolah di Negeri Ginseng terpaksa menutup operasional akibat merosotnya jumlah siswa, seiring anjloknya angka kelahiran yang kini menjadi yang terendah di dunia.

Fenomena ini tak lepas dari perubahan besar dalam gaya hidup masyarakat Korea, khususnya generasi muda. Hubungan romantis kian jarang, pernikahan ditunda atau bahkan dihindari, dan angka kelahiran terus menurun tajam. Kondisi ini sering disebut sebagai “resesi seks”, sebuah istilah yang menggambarkan melemahnya kehidupan relasi dan keluarga di Korea Selatan.

Mengutip Korea Times, data terbaru Kementerian Pendidikan Korea Selatan yang disampaikan anggota parlemen Jin Sun-mee mencatat, hingga akhir 2025 sebanyak 4.008 sekolah dasar, menengah, dan atas telah ditutup di bawah 17 kantor pendidikan regional di seluruh negeri.

Sekolah dasar menjadi jenjang yang paling terdampak, dengan 3.674 sekolah ditutup secara permanen. Sementara itu, sebanyak 264 sekolah menengah pertama dan 70 sekolah menengah atas juga berhenti beroperasi. Dalam lima tahun terakhir saja, 158 sekolah telah ditutup, dan 107 sekolah lainnya diproyeksikan akan menyusul dalam lima tahun ke depan.

Akar persoalan utama terletak pada angka kelahiran Korea Selatan yang sangat rendah. Total fertility rate negara tersebut kini berada di bawah 0,8, menjadikannya yang terendah di dunia. Dampaknya, populasi usia sekolah menyusut dengan kecepatan yang semakin mengkhawatirkan.

Penutupan sekolah juga lebih banyak terjadi di luar wilayah metropolitan Seoul. Provinsi Jeolla Utara tercatat sebagai wilayah dengan penutupan sekolah terbanyak, disusul Jeolla Selatan, Gyeonggi, dan Chungcheong Selatan. Ketimpangan ini mempertegas tantangan demografi yang lebih berat di daerah-daerah nonperkotaan.

Korean Educational Development Institute memperkirakan jumlah siswa tingkat SD hingga SMA saat ini sekitar 5,07 juta orang. Angka tersebut diproyeksikan turun drastis menjadi 4,25 juta pada 2029, atau berkurang lebih dari 800 ribu siswa dalam enam tahun ke depan. Sebagai perbandingan, pada era 1980-an, Korea Selatan memiliki lebih dari 10 juta siswa.

Masalahnya tidak berhenti pada penutupan sekolah. Dari ribuan sekolah yang telah tutup, ratusan bangunan kini terbengkalai. Sebanyak 376 bangunan tidak dimanfaatkan sama sekali, bahkan 266 lokasi telah kosong selama lebih dari 10 tahun, dan 82 lokasi ditinggalkan lebih dari 30 tahun.

Kondisi ini memicu kekhawatiran pemborosan aset publik. Jin Sun-mee menegaskan pemerintah tidak bisa hanya menutup sekolah tanpa strategi jangka panjang. Ia mendorong agar bekas sekolah dapat dialihfungsikan menjadi aset produktif bagi komunitas lokal, bukan sekadar bangunan kosong yang ditinggalkan.

Popular Post

Xi Jinping Bawa Ponsel Xiaomi ke Negeri Samsung, Lontarkan Candaan Ini

chingudeul

Presiden China Xi Jinling dan Presiden Korsel Lee Jae Myung saat berkelakar soal keamanan ponser hadiah Xiaomi. Foro: Kantor Kepresidenan ...

Ji Chang Wook Bangga Bawa Nama Indonesia ke Layar Asia Lewat Abracadabra

chingudeul

Ji Chang Wook saat red carpet series reality terbaru Viu, Jakarta, 28 November 2025. Foto: Fergi Nadira B 안녕하세여, 친구들 ...

G-Dragon Raih Artist of the Year di MAMA 2025

chingudeul

G-dragon menerima penghargaan Artist of the Year MAMA 2025. Foto: Dok Yonhap 안녕하세여, 친구들 (Annyeonghaseyo, chingudeul)… MAMA Awards 2025 berlangsung ...

Musim Dingin Datang Lebih Cepat, Suhu di Korea Anjlok hingga Minus 3 Derajat

chingudeul

(iustrasi) Pemandangan musim dingin dari atas Namsan. Foto: Dok Fergi Nadira 안녕하세여, 친구들 (Annyeonghaseyo, chingudeul)… Korea Selatan kembali diselimuti udara ...

NCT Dream Comeback, Spotify Bikin NCTzen Indonesia Makin Dimanja

chingudeul

안녕하세여, 친구들 (Annyeonghaseyo, chingudeul)… NCTzen, siap tambah baper? Spotify baru saja merilis Beat It Up | Spotify Performance Video, hadiah ...

Ji Chang Wook Bolak-Balik ke Indonesia, Lagi Garap Apa Sih?

chingudeul

Ji Chang Wook bersama Dikta di program spresial Viu. Foto: Dok Viu Indonesia 안녕하세여, 친구들 (Annyeonghaseyo, chingudeul)… Publik sempat dibuat ...