Jakarta, Chingudeul.com – Hubungan Indonesia dan Republik Korea semakin erat, tidak hanya melalui kerja sama ekonomi dan pemerintahan, tetapi juga lewat pertukaran masyarakat dan budaya.
Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu bilang, hubungan kedua negara terus berkembang sejak hubungan diplomatik Indonesia-Korea terjalin pada 1973.
Perkembangan tersebut turut terlihat dari tingginya mobilitas masyarakat kedua negara. Sepanjang tahun lalu, sekitar 860 ribu orang tercatat melakukan perjalanan antara Indonesia dan Korea.
Hal itu disampaikan Yoon dalam Resepsi Hari Nasional dan Hari Angkatan Bersenjata Republik Korea yang digelar Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia bersama Misi Republik Korea untuk ASEAN di Raffles Jakarta, Kamis (1/10/2026) lalu.
Berita Terkait...
Acara tersebut dihadiri sekitar 1.000 tamu. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani hadir sebagai tamu kehormatan mewakili Pemerintah Indonesia. Sejumlah tokoh juga hadir, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, hingga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Budaya Korea di Indonesia Tak Lagi Sekadar Dikonsumsi
Menariknya, Yoon juga menyoroti perkembangan budaya Korea di Indonesia. Menurutnya, ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap budaya Korea kini telah berkembang melampaui tahap sekadar mengonsumsi.
Masyarakat Indonesia mulai menafsirkan kembali budaya Korea, memadukannya dengan budaya lokal, hingga menciptakan bentuk baru. Ke depan, Yoon berharap Indonesia dan Korea dapat terus menjadi mitra dalam menciptakan sumber pertumbuhan baru, termasuk di bidang ekonomi hijau serta industri budaya dan kreatif.
Kedekatan budaya kedua negara juga terasa dalam resepsi tersebut. Paduan Suara Anak-anak Korea di Jakarta dan Paduan Suara UPH Indonesia membawakan lagu yang menggambarkan kedua negara, yakni Areumdaun Nara dan Cinta Indonesia.
Ambiguous Dance Company dari Korea turut tampil membawakan pertunjukan dengan iringan Beom Naeryeonda, aransemen dari pansori Korea Sugungga.
Para tamu juga bisa menikmati berbagai pengalaman budaya Korea. Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) menghadirkan pengalaman mengenakan hanbok dan membuat kerajinan Korea, sementara Korea Tourism Organization (KTO) menyediakan photo wall Gyeongbokgung.
Korea Creative Content Agency (KOCCA) juga memamerkan produk karakter Korea, sedangkan Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT) memperkenalkan berbagai K-Food bersertifikat halal yang disesuaikan dengan pasar Indonesia.
Indonesia-Korea Perkuat Kerja Sama
Hubungan Indonesia-Korea juga terus diperluas di sektor ekonomi. Rosan menyampaikan kedua negara mempererat kemitraan dalam perdagangan, investasi, dan industri.

Investasi Korea di Indonesia antara lain masuk ke sektor baja, baterai, elektronik, energi, hingga teknologi digital dan turut berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja.
Dalam acara tersebut, sejumlah perusahaan Korea turut memamerkan teknologi mereka, mulai dari kendaraan listrik Hyundai IONIQ 9 dan G80 EV, baterai sekunder, robot berkaki empat hingga miniatur pesawat tempur IF-21.


















