Grup K-pop Bangtan Sonyeondan (BTS) sukses tampil di Busan Asiad Main Stadium pada 12-13 Juni 2026 lalu. Dan euforia konsernya terasa jauh melampaui area stadion selama kurang lebih dua pekan. Seluruh kota agaknya ikut merayakan kehadiran tujuh anggota BTS dan merayakan hari debut mereka yang ke-13.
Salah satunya di Pantai Haeundae. Perjalanan sekitar 700 meter dari Stasiun Subway Haeundae menuju pantai menjadi pengalaman yang berbeda. Lagu-lagu BTS dari album lama sampai baru terdengar diputar melalui pengeras suara di sepanjang jalan. Sesekali, bus kota dengan dekorasi BTS CITY ARIRANG melintas membawa wisatawan dan ARMY, sebutan penggemar BTS, menuju berbagai lokasi acara.
Berita Terkait...
Begitu tiba di Pantai Haeundae, suasananya semakin meriah. Ribuan pengunjung memenuhi kawasan pantai untuk menikmati berbagai instalasi yang menjadi bagian dari BTS THE CITY ARIRANG BUSAN, festival berskala kota yang berlangsung pada 5–21 Juni 2026.

Mengutip rilis resmi, HYBE menggambarkan festival ini sebagai sebuah pengalaman yang mengubah Busan menjadi “urban play park” atau taman bermain perkotaan bagi para penggemar BTS.
Salah satu titik yang paling ramai adalah instalasi pasir raksasa bertuliskan “KEEP SWIMMING” yang menjadi kolaborasi dengan Haeundae Sand Festival. Banyak pengunjung rela mengantre hanya untuk mengabadikan momen di depan karya seni pasir tersebut.
Di area yang sama, pengunjung juga dapat menikmati Love Song Lounge, ruang santai di tepi pantai yang menghadirkan musik BTS, area bersantai, permainan pasir, hingga pemutaran video musik terbaru BTS. Pengunjung bahkan dapat meninggalkan pesan untuk merayakan comeback BTS dan ulang tahun debut mereka yang ke-13 melalui program Reunion Monument.
Yang membuat penulis terkesan bukan hanya instalasinya, tetapi bagaimana seluruh suasana pantai berubah. Di bawah payung-payung merah yang berjajar di atas pasir, pengunjung duduk bersantai sambil mendengarkan lagu BTS. Ada yang sekadar menikmati pemandangan laut, ada pula yang sibuk berfoto dan membuat konten bersama teman-temannya.

BTS THE CITY juga tidak hanya berpusat di Haeundae. Di berbagai sudut Busan, pengunjung dapat menemukan pengalaman berbeda, mulai dari BTS POP-UP di Shinsegae Centum City, Welcome Center di Busan Eurasia Platform, media façade di Gwangbok-ro dan Grand Josun Busan, instalasi di Port Village Busan, hingga pertunjukan drone di atas Jembatan Gwangan yang menjadi salah satu atraksi utama festival.
Sepertinya, inilah yang membuat BTS THE CITY berbeda dari sekadar rangkaian acara konser. Festival ini tidak hanya menyambut para ARMY yang datang ke Busan, tetapi juga mengajak mereka menjelajahi berbagai sudut kota. Setiap lokasi menghadirkan pengalaman berbeda yang membuat perjalanan terasa seperti perburuan jejak BTS.
Saat berjalan kembali menuju stasiun, lagu BTS masih terdengar mengalun dari pengeras suara di sepanjang jalan. Momen sederhana itu meninggalkan kesan, bahwa di Busan, konser BTS bukan hanya berlangsung di atas panggung, melainkan hidup di seluruh penjuru kota.


















